Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

08 Sep 2012 | Riau Expo 2012 Arena Purna MTQ   19 Jun 2012 | Pameran Nasional Pekanbaru Expo 2012 Gedung Juang Pekanbaru  
Cagar Biosfer Indonesia (Biosphere Reserves of Indonesia)
Jumat, 19 Agustus 2011 20:57 wib
Sekretariat Bappeda

Pengelolaan suatu Cagar Biosfer dibagi menjadi 3 zona yang saling berhubungan, yaitu :
  1. Area inti (Core Area) adalah
    kawasan konservasi atau kawasan lindung dengan luas yang memadai, mempunyai perlindungan hukum jangka panjang, untuk melestarikan keanekaragaman hayati, satwa beserta ekosistemnya.
  2. Zona penyangga (Buffer Zone) adalah
    wilayah yang mengelilingi atau berdampingan dengan area inti dan teridentifikasi, untuk melindungi area inti dari dampak negatif kegiatan manusia. Dimana hanya kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan tujuan konservasi yang dapat dilakukan.
  3. Area transisi (Transition Zone) adalah
    wilayah terluar dan terluas yang mengelilingi atau berdampingan dengan zona penyangga. Kegiatan-kegiatan pengelolaan sumberdaya alam secara lestari dan model-model pembangunan berkelanjutan dipromosikan dan dikembangkan.




Sebuah Cagar biosfer didefinisikan sebagai suatu kawasan konservasi ekosistem daratan atau pesisir yang diakui oleh Program MAB - UNESCO untuk mempromosikan keseimbangan hubungan antara manusia dan alam. Cagar biosfer melayani perpaduan tiga fungsi yaitu :
  1. Kontribusi konservasi lansekap, ekosistem, jenis, dan plasma nutfah.
  2. Meningkatkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan baik secara ekologi maupun budaya.
  3. Mendukung logistik untuk penelitian, pemantauan, pendidikan dan pelatihan yang terkait dengan masalah konservasi dan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, regional, nasional, maupun global. Kumpulan cagar biosfer di dunia membentuk Jaringan Cagar Biosfer Dunia, yang didalamnya dipromosikan program pertukaran informasi, pengalaman, dan personel terutama di antara cagar biosfer dengan tipe ekosistem yang sama dan atau dengan pengalaman yang sama dalam memecahkan masalah konservasi dan pembangunan.

Dengan demikian Jaringan Cagar Biosfer Dunia memberikan kontribusi yang sesuai dengan tujuan dari Agenda 21 dan Konvesi Keanekaragaman Hayati. CBD (Convention on Biological Diversity) sebagai hasil dari KTT Bumi 1992 (1992 United Nation Conference on Environment and Development).

Jumlah Cagar Biosphere Dunia (World Biosphere Reserves)
554 Cagar Biosfer pada 107 negara.
  • Kawasan Afrika dengan 22 negara memiliki 52 Cagar Biosfer.
  • Kawasan Amerika Serikat dengan 13 negara memiliki 26 Cagar Biosfer.
  • Kawasan Asia Pasifik dengan 22 negara memiliki 114 Cagar Biosfer.
  • Kawasan Eropa dan Amerika Utara dengan 31 negara memiliki 258 Cagar Biosfer.
  • Kawasan Amerika Latin dan Karibia dengan 19 negara memiliki 104 Cagar Biosfer.




Sumber Tulisan dan Gambar :
Cagar Biosphere Dunia (World Biosphere Reserves)
http://www.mab-indonesia.org
http://en.wikipedia.org/wiki/Man_and_the_Biosphere_Programme
Halaman: 1 | 2 |
Ditampilkan: 1733 kali
Sumber: http://www.attayaya.net/2010/05/cagar-biosfer-indo
Artikel Lainnya:

PERSPEKTIF TENUN SONGKET DAN MAKANAN TRADISIONAL KOTA PEKANBARU
PERAN BUDAYA MELAYU DAN KEWIRAUSAHAAN:
Statistic: 562,512 Page hits | 340,446 Visitors | 9 Online now