Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Pekanbaru Inseminasi Buatan Sapi Di Empat Lokasi
Senin, 21 Nopember 2016 09:33 wib
BAPPEDA


Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru mulai melakukan Inseminasi Buatan (IB) Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) serentak pada empat lokasi di wilayah setempat.

"Ini hari pertama serentak kami Inseminasi Buatan sapi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pekanbaru Elsyabrina di Pekanbaru, Selasa.

Elsyabrina menjelaskan, tim Satgas Upsus Siwab Pekanbaru yang diturunkan dibagi dua, masing-masing bertugas di dua wilayah.

"Saya langsung memimpin proses IB di empat lokasi," terang El sapaan mantan Kadisperindag ini.
El merinci empat titik lokasi yang jadi target IB adalah di Jalan Indra Puri, Jalan Kampung Baru, Jalan Indra Puri Ujung dan Jalan Panorama.

Menurut El, proses IB ini merupakan bantuan pusat bagi para peternak sapi di Pekanbaru. Dilakukan serentak untuk seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan pasokan daging secara bersama di semua wilayah. Serta mencapai swasembada daging tahun 2025 mendatang.

"Untuk Pekanbaru ditargetkan tahun ini ada 242 sapi bunting dengan cara Inseminasi Buatan," terangnya.

Menurut El pada hari pertama Inseminasi Buatan ini pihaknya menargetkan ada 150 ekor sapi betina. "Hingga siang ini sudah terealisasi 105 ekor sapi betina," katanya menambahkan.

Disisi lain Kepala Bidang Peternakan, Distanak Pekanbaru, Firdaus menjelaskan proses Inseminasi Buatan berjalan lancar sejauh ini. Dimana dari 150 target awal sebanyak 105 ekor sapi betina hari pertama ini sudah dilakukan Program IB.

Firdaus menjelaskan Program UPSUS SIWAB dilakukan secara bertahap, pertama sapi betina harus diperiksa kondisinya dulu apakah dalam keadaan bunting atau tidak.
Kemudian jika dipastikan tidak maka layak untuk dilakukan IB.

Untuk IB sendiri lanjutnya harus dilakukan saat sapi betina pada posisi birahi.
Kalau belum birahi, maka harus disuntikkan hormor untuk merangsang itu terjadi.
"Selang waktu 28 hari setelah terjadi birahi buatan maka dilakukan pengecekan kembali atas sapi betina apakah sudah masuki masa kawin," terang dia lagi.

Maka seterusnya sapi betina ini bisa di Inseminasi Buatan," terang Firdaus lagi.
Ia menambahkan setelah sapi bunting maka butuh waktu 8-9 bulan baru dilahirkan.
"Kalau proses bunting gagal maka Distanak akan melakukan IB lagi demikian hingga berhasil," kata Firdaus menambahkan.

Ditampilkan: 379 kali
Berita Lainnya:

Statistic: 2,818,486 Page hits | 2,391,648 Visitors | 15 Online now