Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Pelebaran Jalan HR Subrantas Segera Diganti Rugi
Rabu, 08 Maret 2017 09:04 wib
BAPPEDA


Bila tidak ada halangan , pada  Senin (25/9), Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan membayarkan ganti rugi lima persil lahan yang terkena dampak pelebaran Jalan HR Subrantas ujung.

Total ganti rugi lima persil lahan yang berada diseputaran Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) tersebut mencapai lebih kurang Rp 359 juta.

Hal itu sampaikan Plt Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, Azmi usai menggelar rapat koordinasi yang dihadiri jajaran Dinas Pertanahan, kepolisian,  BPN, kejaksaan dan BPKP, Rabu (20/9).

"Kebetulan saat saya  menjabat Plt di Dinas Pertanahan, baru kali ini kami mengundang pihak tekait, sepeti kejaksaan, kepolisian, BPN, termasuk BPKP. Kita  rapat koordinasi, sambil memberi tahu bahwa akan melakukan pembayaran yang menurut kami persyaratannya sudah selesai. Mana tau ada masukan dari pihak lain seperti kejaksaan, kepolisian dan BPKP, itu yang kami lakukan hari ini. Kalau bisa hari Senin lima persil ini sudah bisa dibayar," ungkap Azmi .

Selain menegaskan besaran ganti rugi yang telah disepakati, Azmi juga mengungkapkan, masih ada sisa 10 persil lahan lagi yang akan diganti rugi oleh pemerintah.

"Yang lima sudah, tinggal 10 lagi. Sebenarnya 15 belas, lima dibayar, tinggal 10 lagi. 10 lagi dibagi lagi kategorinya, lima sedang dalam proses penyelesaian, itu juga Insya Allah tidak ada masalah, tinggal menunggu dananya di perubahan (APBDP,red).

Ditambahkan  Azmi, ada masukkan dari pihak kepolisian maupun kejaksaan, jika ditemui jalan buntu, anggaran ganti rugi lahan akan dititip ke pengadilan.

"Ada masukkan dan dorongan dari kepolisian dan kejaksaan. Endingnya diberi tahu kemasyarakat, bahwa untuk tanah, itu untuk kepentingan masyarakat, sudah  ada undang-undangnya. Endingnya yang tidak mau, yang bersengketa, akan ditarok uangnya di pengadilan. Ini akan kami lakukan. Mudah-mudahan masyarakat bisa mengikuti yang sebelumnya, sehingga dapat dibayarkan tanpa paksaan," ujar Azmi, (Kominfo/1).

Ditampilkan: 120 kali
Berita Lainnya:

Pasar Bawah Objek Wisata Belanja Terpopuler Nasional
Walikota Terima Dua Penghargaan dari Kementrian Pariwisata
Statistic: 3,029,945 Page hits | 2,571,191 Visitors | 10 Online now