Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Pemko Pekanbaru Sampaikan 13 Ranperda ke DPRD
Senin, 19 Desember 2016 08:32 wib
BAPPEDA


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru menggelar rapat paripurna penyampaian 13 Ranperda yang disampaikan Pemko Pekanbaru ke DPRD, Senin (9/10). Dalam agenda itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sondia Warman SH, didampingi Wakil Ketua Sigit Yuwono ST serta sejumlah anggota DPRD lainnya. Sementara itu dari perwakilan Pemko, langsung dihadiri Sekko M Noer dan para Kepala OPD serta unsur Muspida lainnya. Adapun kegiatan paripurna tersebut menyampaikan 13 Ranperda, yang akan segera dibahas dalam waktu dekat ini. Dalam penyampaiannya Sondia Warman mengatakan, bahwa, dalam paripurna ini, 13 Ranperda yang disampaikan tersebut yakni, Bantuan Hukum Bagi Masyarakat tidak mampu, Perubahan Atas Perda kota Pekanbaru No.5 Tahun 2012 Tentang Retribusi Rumah Potong Hewan Kota  Pekanbaru. perubahan atas perda No.9 tahun 2012 tentang retribusi pengujian kendaraan bermotor, Retribusi pelayanan tera, tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya serta pengujian kuantitas barang dalam keadaan terbungkus, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Pekanbaru 2016-2022.  Koperasi, usaha mikro kecil, dan menengah. Perubahan atas perda kota Pekanbaru no 2 tahun 2011 tentang pajak parkir. Perubahan atas perda kota Pekanbaru no 4 tahun 2011 tentang pajak reklame. Perubahan atas perda kota Pekanbaru no 5 tahun 2011 tentang pajak hiburan. Perubahan atas perda no 5 tahun 2011 tentang pajak restoran. Perubahan atas perda no 5 tahun 2011 tentang pajak hotel. Perubahan atas perda no 4 tahun 2002 tentang penempatan tenaga kerja lokal. Pembentukan dan susunan perangkat daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekanbaru. "Ya, 13 Ranperda ini merupakan pembahasan lanjutan, dan ini mesti akan dibahas pada akir tahun ini," jelas Sondia Warman kepada Riau Pos usai kegiatan tersebut. Menanggapi hal tersebut, Sekko M Noer mengatakan, setelah paripurna ini, maka pihaknya menunggu DPRD membentuk Pansus. "Ya, secepatnya kita bahas dan 13 Ranperda ini agar dapat menjadi Perda," kata M Noer. Untuk menghemat waktu dan anggaran, Banleg DPRD sepakat bahwa dari 13 Ranperda hanya akan dibentuk 5 pansus saja.(man)  Pengesahan ajuan Ranperda ini ditargetkan bisa selesai hingga akhir Desember 2017. Read more: http://riaupos.co/163830-berita-pemko-sampaikan-13-ranperda-ke-dprd.html#ixzz4v4SzTLXd Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru menggelar rapat paripurna penyampaian 13 Ranperda yang disampaikan Pemko Pekanbaru ke DPRD, Senin (9/10). Dalam agenda itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sondia Warman SH, didampingi Wakil Ketua Sigit Yuwono ST serta sejumlah anggota DPRD lainnya.

Sementara itu dari perwakilan Pemko, langsung dihadiri Sekko M Noer dan para Kepala OPD serta unsur Muspida lainnya. Adapun kegiatan paripurna tersebut menyampaikan 13 Ranperda, yang akan segera dibahas dalam waktu dekat ini.

Dalam penyampaiannya Sondia Warman mengatakan, bahwa, dalam paripurna ini, 13 Ranperda yang disampaikan tersebut yakni, Bantuan Hukum Bagi Masyarakat tidak mampu, Perubahan Atas Perda kota Pekanbaru No.5 Tahun 2012 Tentang Retribusi Rumah Potong Hewan Kota  Pekanbaru.

Perubahan atas perda No.9 tahun 2012 tentang retribusi pengujian kendaraan bermotor, Retribusi pelayanan tera, tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya serta pengujian kuantitas barang dalam keadaan terbungkus, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Pekanbaru 2016-2022. 

Koperasi, usaha mikro kecil, dan menengah. Perubahan atas perda kota Pekanbaru no 2 tahun 2011 tentang pajak parkir. Perubahan atas perda kota Pekanbaru no 4 tahun 2011 tentang pajak reklame. Perubahan atas perda kota Pekanbaru no 5 tahun 2011 tentang pajak hiburan. Perubahan atas perda no 5 tahun 2011 tentang pajak restoran. Perubahan atas perda no 5 tahun 2011 tentang pajak hotel.

Perubahan atas perda no 4 tahun 2002 tentang penempatan tenaga kerja lokal. Pembentukan dan susunan perangkat daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekanbaru.

"Ya, 13 Ranperda ini merupakan pembahasan lanjutan, dan ini mesti akan dibahas pada akir tahun ini," jelas Sondia Warman kepada Riau Pos usai kegiatan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sekko M Noer mengatakan, setelah paripurna ini, maka pihaknya menunggu DPRD membentuk Pansus. "Ya, secepatnya kita bahas dan 13 Ranperda ini agar dapat menjadi Perda," kata M Noer.

Untuk menghemat waktu dan anggaran, Banleg DPRD sepakat bahwa dari 13 Ranperda hanya akan dibentuk 5 pansus saja.(man) Pengesahan ajuan Ranperda ini ditargetkan bisa selesai hingga akhir Desember 2017.
Ditampilkan: 32 kali
Berita Lainnya:

Statistic: 2,973,293 Page hits | 2,522,302 Visitors | 12 Online now