Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

UMK Pekanbaru Tunggu SK Gubernur Riau
Kamis, 07 Agustus 2014 11:56 wib
Bappeda - CK


Pemerintah Kota Pekanbaru telah menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru sebesar Rp1.450.000. Kini usulan UMK itu tengah diusulkan ke Pemerintah Provinsi Riau, untuk mendapatkan pengesahan dari Gubernur Riau melalui Surat Keputusan (SK).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pria Budi kepada sejumlah wartawan, Selasa (13/11/2012). "Memang besarnya upah tersebut sudah ditetapkan dan hal ini kita teruskan ke Pemko untuk selanjutnya diteruskan kepada Pemprov untuk disahkan," sebutnya.

Budi mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei pada 60 komponen Kemampuan Hidup Layak (KHL) untuk kota Pekanbaru. Hasilnya, untuk hidup secara layak di kota Pekanbaru ini seseorang haruslah diberi upah Rp1.634.000 per bulan. Namun setelah melihat dari kemampuan perusahaan beroperasi di Pekanbaru ini, mereka hanya mampu menaikan upah sebesar 14,2 persen dari UMK sebelumnya.

Masalah ideal atau tidaknya penetapan UMK tersebut, tambahnya, hal itu berbeda-beda setiap kebutuhan orang. Tetapi penetapan UMK tersebut sudah mengaku kepada KHL dan kemampuan perusahaan yang ada di Pekanbaru.

"Memang kenaikan UMK ini belum sesuai dengan yang diharapkan Kementerian Tenaga Kerja, yakni Rp2 juta, tetapi ini haruslah melewati tahapan-tahapan ditentukan oleh pusat," akunya.

Menurutnya, jika sudah disahkan, maka pihak perusahaan harus membayarkan upah UMK tersebu. Jika di bawah nominal yang sudah ditetapkan, maka akan dikenakan sanksi berdasarkan kepada UU no 13 tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan.
Ditampilkan: 1250 kali
Berita Lainnya:

Statistic: 1,484,784 Page hits | 1,177,385 Visitors | 15 Online now